Kelompok Diminta Proaktif Laporkan Nomor Telepon Genggam Pelaku Kejahatan Finansial

MEDAN – Provider selular Telkomsel mengajak Kelompok proaktif melaporkan nomor Telepon Genggam keluaran Telkomsel yang patut diduga digunakan Sebagai melakukan Kejahatan Finansial. Ajakan ini disampaikan Sebagai menekan Peristiwa Pidana Kejahatan Finansial yang memanfaatkan nomor selular.

“Peristiwa Pidana Kejahatan Finansial Di menggunakan seluler masih terus ada. Sebagai itu Kelompok diharapkan bisa berperan menekannya Di melaporkan nomor handphone yang melakukan Kejahatan Finansial itu,” kata Supervisor Customer Care Operations Medan I Telkomsel, Camelia Rizkika Di bincang-bincang bersama media Ke Medan, Kamis (15/5/2024) malam.

Hadir Di kesempatan itu, Area Sumatera People Business Partner Lead Telkomsel Agus Supranowo dan Manager Corporate Communication Area Sumatera Hanny Hairany.

Camelia menyebutkan, Kelompok yang ingin melapor dapat menggunakan layanan pengaduan Di mengirim pesan singkat (SMS) Di format Kejahatan Finansial#nomorpenipu# Ke nomor 1166. “Pengaduan juga dapat dilakukan Melewati layanan Ke laman www.aduannomor.id,” kata Camelia.

Menurut Camelia, Di proses Menyaksikan laporan Kelompok, Regu IT Telkomsel Akansegera melakukan serangkaian verifikasi internal Sebagai melihat secara langsung aktifitas yang disinyalir sebagai perilaku Kejahatan Finansial. “Kalau memang terbukti, Telkomsel Akansegera langsung melakukan pemblokiran Di nomor yang melakukan Kejahatan Finansial tersebut,” katanya.

Dia menyebutkan, pemblokiran dilakukan jika Telkomsel Menyaksikan laporan minimal Di lima pelapor. “Minimal lima pelapor yang melaporkan, maka Telkomsel memblokir nomor yang dilaporkan Agar pemilik kartu handphone itu tidak bisa lagi melakukan broadcast atau menghubungi nomor-nomor lain Dari Sebab Itu Aksi Massa Kejahatan Finansial bisa ditekan,” ujarnya.

Menurut dia, salah satu Kejahatan Finansial Di seluler Di Di metode scamming lewat pengiriman Alat Lunak Melewati layanan WhatsApp yang jika dibuka maka Akansegera terinstal menjadi alat si pengirim Sebagai mencuri data Ke handphone si penerima.

Alat Lunak Sebagai Kejahatan Finansial yang sering dikirim Di format berujung tulisan APK Di tulisan yang menyebutkan sebagai surat tilang, undangan pernikahan dan lainnya yang membuat orang tertarik Sebagai membukanya.

Alat Lunak yang terinstal Ke seluler tersebut Akansegera menjadi alat si pengirim Sebagai meretas data yang ada Ke handphone orang yang mau ditipu. Ke beberapa Peristiwa Pidana, katanya, pelaku akhirnya dapat menggunakan Alat Lunak mobile banking maupun Alat Lunak kartu kredit pemilik handphone Agar tentu saja merugikan pemilik.

Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia News: Kelompok Diminta Proaktif Laporkan Nomor Telepon Genggam Pelaku Kejahatan Finansial